Bimtek dan Monev Lembaga Rehab KM.di Kab Bone

Bimbingan Teknis dan Monitoring di Lembaga Rehabilitasi Komponen Masyarakat RS. Hapsah dan Yayasan Forum Pendamping dan Pemerhati Anak Indonesia (FP2AI) di Kab. Bone.

👉*Waktu dan Tempat:*
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada tanggal 20 s.d 21 Agustus 2018 di RS. Hapsah dan Forum Pendamping Pemerhati Anak Indonesia (FP2AI) di Kab. Bone.

👉*Pelaksanaan:*
1) Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Tim Rehabilitasi BNNP Sulsel didampingi oleh Tim Rehabilitasi BNNK Bone.
2) Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan melakukan bimbingan teknis terkait kendala dan hambatan dalam melaksanakan layanan rehabilitasi. Selain itu dilakukan bimbingan dengan mengajarkan teknik pembuatan SOP, teknik pengisian form asesmen dan form konseling.
3) RS Hapsah merupakan lembaga rehabilitasi komponen masyarakat dengan model layanan rehabilitasi rawat inap berbasis medis. Saat ini RS Hapsah telah memberikan layanan rehabitasi rawat inap sebanyak 11 orang klien ( satu orang mandiri) dari 10 orang Target BNNK Bone untuk T.A. 2018.
* Kendala yang dihadapi adalah:
Koordinasi serta harmonisasi hubungan internal yang masih perlu ditingkatkan guna kelancaran program layanan rehabitasi
* SDM yang masih minim yaitu 3 orang yang terdiri dari 1 orang Dokter, 1 orang perawat dan 1 orang tenaga administrasi, petugas Asesmen 1 orang, petugas konseling 3 yang juga mempunyai tugas dan tanggung jawab sebagai petugas layanan kesehatan di RS Hapsah
Saran:
Peran Direktur maupun owner RS Hapsa sangat diperlukan untuk menciptakan hubungan yang harmonis bagi petugas layanan rehabilitasi maupun petugas layanan kesehatan di RS Hapsah.
4). Forum Pendamping dan Pemerhati Anak Indonesia (FP2AI) merupakan Lembaga Rehabilitasi Komponen Masyarakat dengan model layanan rehabilitasi sosial rawat jalan. Saat ini FP2AI telah memberikan layanan rehabilitasi rawat jalan kepada 10 orang klien dari 20 orang klien target BNNK Bone untuk T.A 2018.
* Kendala yang dihadapi adalah; masih kurangnya SDM dalam pelaksanaan layanan yg saat ini terdiri dr 3 orang yaitu 1 orang yang bersertifikat asesor dan konselor, 2 orang bersertifikat masing2 MI dan CBT, klien masih sulit dalam mengekspresi dan mengexplore potensi serta bakatnya.
Saran:
Peningkatan kemampuan petugas serta pemberdayaan sdm yang ada.
Meningkatkan teknik MI guna meningkatkan percaya diri pada klien yang sebagian besar adalah anak jalanan sehingga mereka dapat
Menggali dan mengexplore potensi dan bakat dalam dirinya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s