Kunjungan Komisi V DPRD Nusa Tenggara Timur

Makassar (12-2-2018), menghadiri Kunjungan Kerja Komisi V DPRD Prov Nusa Tenggara Timur di Ruang Rapat Biro Hukum dan HAM Setda Prov Sulsel.

👉Kegiatan Kunjungan
Komisi V DPRD Prov NTT berkunjung ke Sulsel dipimpin oleh Ketua Kimisi V beserta anggota lainnya.

👉Penerima Kunjungan
1)Kepala Biro Hukum dan HAM Setda Prov Sulsel
2)Kepala Biro Kesra Setda Prov Sulsel.
3)Kabag Perundang2an Biro Hukum dan HAM Setda Prov Sulsel.
4)BNNP Sulsel yg diwakili oleh Kabid Rehabilitasi.
5)Dinas Kesehatan yg diwakili oleh staf.

👉Uraian Diskusi
1)Ketua Komisi V DPRD Prov NTT mengutarakan tujuannya, yaitu melakukan kaji banding sebagai bahan.untuk penyusunan Perda tentang Narkotika du Prov NTT.
2)Kepala Biro Hukum dan HAM Setda Prov Sulsel, menjelaskan bahwa di Sulsel tidak ada Perda tentang Narkotika, tetapi ada dua Pergub tentang Narkotika, yaitu Pergub tentang Kebijakan P4GN di Sulsel tahun 2012 dan Pergub tentang Penanggulangan Darurat Narkoba di Sulsel tahun 2015. Dua Pergub ini bisa dijadikan bahan dalam rangka penyusunan Perda di NTT.
3)Kepala Biro Kesra Setda Prov Sulsel menyampaikan bahwa di Biro Kesra ada Kasubag Napza yg melaksanakan program terkait narkotika di lingkup Setda Prov Sulsel.
4)Perwakilan BNNP Sulsel mengurai kegiatan yg dilaksanakan oleh BNNP Sulsel seperti nerikut :
1)Upaya Pencegahan (yaitu mencegah orang sehat supaya tidak mencoba narkotika dengan berbagai kegiatan, yaitu advokasi ke pengambil kebijakan, rekrut relawan, penyuluhan melalui tatap muka, media elektronik, online/ cetak dll.
2)Pemberdayaan Masyarakat, yaitu menggerakkan seluruh OPD, swasta dan masyarakat supaya ikut melaksanakan program P4GN.
3)Pemberantasan, yaitu upaya pemutusan jaringan peredaran gelap narkotika dengan bersinergi dengan institusi terkait untuk menghukum bandar dan menyita asetnya.
4)Rehabilitasi, yaitu memberikan jaminan UU bagi pengguna narkoba untuk direhabiitasi, serta mewajibkan pecandu untuk direhabilitasi sampai pada program pascarehabilitasi. Mendorong RSUD, dan lembaga rehab swasta untuk melaksanakan layanan rehabilitasi. Memberikan penguatan SDM pada institusi pelaksana layanan rehabilitasi. Melakukan pendekatan layanan Rehabilitasi ke masyarakat dengan membentuk Pojok Konseling Adiksi di Puskesmas maupun di Desa.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s