Pembukaan program rehabilitasi bagi WBP di Lapasustik Sungguminasa

Pada tgl 31 Agustus 2016, Pembukaan dan pelaksanaan hari pertama kegiatan Rehabilitasi terhadap Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) pecandu dan korban penyalahgunaan Narkotika di Lapasustik Klas II A Sungguminasa.

Warga Binaan Pemasyarakatan/Residen yang mengikuti kegiatan rehabilitasi sebanyak 80 WBP yang berasal dari Rutan Lapasustik Sungguminasa 55 WBP, dan Rutan Kls I Makassar 25 WBP. #selamatkanpenyalahguna narkoba.

Diskusi interaktif program rehabilitasi dengan sektor terkait di Kab Tator

Dalam rangka sinetgitas pelaksanaan program rehabilitasi penyalah guna narkoba, maka Bnnp Sulsel kerjasama dengan Bnnk Tator serta menyelenggarakan Diskusi Interaktif tentang program rehabilitasi penyalah guna narkoba dengan melibatkan  sektor terkait.Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 19 -8-2016. Sebelumnya, dilakukan penerimaan silaturrahmi oleb Bupati Tator serta seluruh SKPD di Rujab Bupati Tator.

Peresmian Rumah Sayang Anak Bangsa (Mayang Asa) di RSU Sayang Rakyat

Sebagai wujud dorongan Bnnp ke lembaga rehabilitasi, ini metupakan salah satu hasilnya dengan inisiatif pihak RSU Sayang Rakyat memfasilitasi satu gedung berlantai dua untuk dijadikan Rumah Sayang Anak Bangsa yg khusus diperuntukkan untuk layanan rehabilitasi penyalah guna narkoba.
Pada tgl 18 Agustus 2016, Gubernur Sulsel yg didampingi Ka Bnnp serta SKPD terkait (Kes, Sosial, PU, RS, Dispenda, Satpol PP, Kesbang, Biro Napza dll) meresmikan layanan rehabilitasi penyalah guna narkoba di Rumah Sayang Anak Bangsa ditandai dengan pelepasan balon.ke udara.


Layanan rehabilitasi RJ bagi Siswa yg Menyalah gunakan Narkoba

Pada tanggal 11-13 Agustus 2016- tim konselor Bnnp Sulsel nergerak menuju Sorowako Kab Luwu Timur. Sekitar 12 jam ditempuh dari Makassar menelusuri pesisir Utara Sulawesi Selatan dan berbatasan dengan Sulawesi Tengah.
Dari 24 klien yg dikonseling, tersisa lima klien yg belum clean, tetapi sdh memperlihatkan niat untuk merubah prilakunya untuk tifak kembali menggunakan zat narkoba. 

Dalam pelaksanaannya, Bnnp Sulsel berusaha menggandeng RSU I Lagaligo Luwu Timur, namun jaraknya kurang lebih 100 km. Padahal efektif nya pelaksanaan konseling sekali seminggu, namun karena jarak yang hauh maka dilaksanakan sekali sebulan dengan selalu memberikan konseling lewat group online.

Asistensi persiapan layanan pascarehab bagi WBP di Lapas Parepare

image

Pada tanggal 8-8-2016, Bnnp Sulsel melaksanakan asistensi persiapan pascarehabilitasi bagi warga binaan pemasyarakatan yg mengikuti program rehabilitasi di Lapas Parepare. Rencananya, dua minggu sebelum terminasi rehabilitasi di Lapas Parepare, Bnnp Sulsel kerjasama dengan Bapas Makassar akan menyelenggarakan layanan pascarehab kemudian dilanjutkan dengan wajib lapor per bulan selama enam bulan.

image

Asistensi persiapan pascarehab WBP Lapas Watampone

image

Pada tanggal 3-8-2016, Bnnp Sulsel melaksanakan asistensi persiapan pascarehabilitasi bagi warga binaan pemasyarakatan yg mengikuti program rehabilitasi di Lapas Watampone. Rencananya, dua minggu sebelum terminasi rehabilitasi di Lapas Watampone, Bnnk Bone kerjasama dengan Bapas Watampone akan menyelenggarakan layanan pascarehab kemudian dilanjutkan dengan wajib lapor per bulan selama enam bulan.
image

Supervisi pelaksanaan program rehabilitasi di Lapas Kls IIb Parepare

image

Parepare, 29/06/2016 : Tim Bnnp Sulsel melaksanakan supervisi pelaksanaan program Rehabilitasi terhadap Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) pecandu dan korban penyalahgunaan Narkotika di Lapas Klas II b Parepare.
Warga Binaan Pemasyarakatan/Residen yang mengikuti kegiatan total berjumlah 35 orang yang berasal dari Rutan Pinrang, Rutan Sidrap dan Lapas Klas II A Parepare.

Baca lebih lanjut

Case conference hasil TAT tersangka dari Polres Maros

image

Pada tanggal 17 Juni 2016, di ruang TAT dilaksanakan case conference hasil asesmen terpadu tiga tersangka usulan Polres Maros. Ketiga2nya sudah ketergantungan, namun satu diantaranya dgn inisial Fm terindikasi jaringan (berperan sebagai kurir),sehingga direkomendasikan untuk dititip ke Rutan dan menjalani program rejabilitasi nanti di Lapas.
Sedangkan dua tersangka lainnya, hanya berstatus sebagai pengguna narkoba, sehingga direkomendasikan unyuk menjalani hukuman rehabilitasi selama 3 bulan di Lembaga rehabilitasi.