12 Langkah Narcotic Anonymous

  1. Kita mengakui bahwa kita tidak berdaya terhadap adiksi kita, sehingga hidup kita menjadi tidak terkendali.
  2. Kita menjadi yakin bahwa ada kekuatan yang lebih besar dari kita sendiri yang dapat mengembatikan kita kepada kewarasan.
  3. Kita membuat keputusan untuk menyerahkan kemauan dan arah kehidupan kita kepada kasih Tuhan sebagaimana kita
  4. Kita membuat inventaris moral diri kita sendiri secara penuh, menyeluruh dan tanpa rasa gentar.
  5. Kita mengakui kepada Tuhan, kepada diri kita sendiri dan kepada seorang manusia lalnnya, setepat mungkin sifat dari kesalahan-kesalahan kita.
  6. Kita siap sepenuhnya agar Tuhan menyingkirkan semua kecacatan karakter kita.
  7. Kita dengan rendah hati memohon kepadaNya untuk menyingkirkan semua kekurangan-kekurangan kita.
  8. Kita membuat daftar orang-orang yang telah kita sakiti dan menyiapkan diri untuk meminta maaf kepada mereka semua.
  9. Kita menebus kesalahan kita secara langsung kepada orang-orang tersebut bilamana memungkinkan, kecuali bila melakukannya akan justru melukai mereka atau orang lain
  10. Kita secara terus menerus melakukan inventarisasi pribadi kita dan bilamana kita bersalah, segera mengakui kesalahan kita
  11. Kita melakukan pencarian melalui doa dan meditasi untuk memperbaiki kontak sadar kita dengan Tuhan sebagaimana kita memahamiNya, berdoa hanya untuk mengetahui kehendakNya atas diri kita dan kekuatan untuk melaksanakannya.
  12. Setelah mengalami pencerahan spiritual sebagai hasil dari langkah-langkah ini, kita mencoba menyampaikan pesan ini kepada para pecandu dan untuk menerapkan prinsip-prinsip ini dalam segala hal yang kita lakukan

Layanan terapi group “membuat narasi dengan cara menghipnotis klien”

DSC_9856Terapi group adalah kerja bersama kelompok untuk memperbaiki emosi dan perilaku yang lebih menekankan pada perasaan, pengalaman, emosi terkoreksi, dan hubungan antar anggota. Terapi Kelompok biasanya dipimpin oleh seorang terapis (terapis berhadapan dengan kelompok).
Model terapi kelompok dengan cara mengungkapkan hal yang penting dalam hidup. Salah satu tipe terapi yang bisa dilakukan pada Transpersonal Therapy, yaitu “Membuat narasi dengan cara menghipnotis klien”
Baca lebih lanjut

Badan Narkotika Nasional (BNN) Prov.Sulsel dan Dinas Kesehatan Prov.Sulsel Menandatangani Kerjasama MOU Yang Disaksikan Oleh Menteri Kesehatan RI

A2N_7486Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulawesi Selatan melakukan Penandatanganan MOU Kerjasama dengan Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan yang disaksikan langsung oleh Menteri Kesehatan RI (Nila F. Moelok) dan Wakil Gubernur Sulsel (Ir. Agus Arifin Nu’mang) pada Hari Senin, 09 Maret 2015 di Grand Clarion Hotel di sela-sela acara Rapat Kerja Kesehatan Nasional (Rakerkesnas) Regional Timur .
Kepala BNN Prov.Sulsel Kombes Pol.Drs.Richard M,Nainggolan,MM,MBA mengatakan program rehabilitasi tersebut merupakan bentuk keseriusan Pemerintah pusat yang menargetkan tahun ini merehab 100 ribu pecandu di seluruh Indonesia. “Kami juga sudah menjalin kerja sama dengan dilakukannya penandatanganan MOU bersama Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan dan BPJS ,”ungkap Richard di saat setelah pembukaan Rakerkesnas Regional Timur.
Baca lebih lanjut

BNNP Sulsel Tes Urine Pejabat Struktural Universitas Hasanuddin Makassar

DSC_1698Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulawesi Selatan melakukan Tes Urine Penyalahguna Narkotika di Lingkungan Pejabat Struktural Universitas Hasanuddin, yang diselenggarakan pada hari Jumat 13 Maret 2015 di Rumah Sakit Unhas Lantai II. Satu persatu pejabat struktural Unhas melakukan Tes Urine untuk mengetahui pejabat mana yang sering mengkonsumsi narkoba. Tes urine ini ini mulai dari Rektor,Guru Besar,Wakil Rektor, dan Dekan msasing masing jurusan. Ada sekitar 75 orang Pejabat Struktural lingkup Unhas yang melakukan deteksi dini penyalahguna narkotika
Baca lebih lanjut

TIM DIKDAKJAR BNNP SULSEL BID PEMBERANTASAN MENANGKAP SEORANG BANDAR NARKOBA DI KAB.SIDRAP

Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulawesi Selatan menangkap Bandar Narkoba di Kabupaten Sidrap. Satuan TIM Dikdakjar (Penyidikan Penindakan Pengejaran) BNNP Sulsel menangkap seorang pengedar Shabu inisial D Y di Jalan Poros Pangkajene-Tanrutedong Kab.Sidrap 121 Januari 2015 sekitar jam 22.00 Wita. Dari tangan pelaku berhasil disita satu bungkus sachet paket shabu sebanyak 16.35 Gram dalam bungkusan besar rokok.
Seorang pengedar yang inisial D Y asal Kab.Sidrap ini ditangkap disebuah warung di poros Jlan Pangkajene tanrutedong, yang Diana D Y pada waktu itu sementara duduk diwarung sambil minum kopi bersama dengan seorang saksi A R, yang berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa ada seorang yang akan melakukan transaksi narkotika.

Baca lebih lanjut

BNN TES URINE DI MARKAS KOMANDO DETASMEN POLISI MILITER 76

BDSC_0343adan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulawesi Selatan melakukan Tes Urine Penyalahguna Narkotika di Lingkungan Markas Komando Detasemen Polisi Milter 76 ( DANDEMPOM), yang diselenggarakan pada hari Selasa 20 januar 2015 di Jalan Jend.Sudirman Makassar di ruang pola Dandempom. Satu persatu personel Dempom 76, melakukan Tes Urine untuk mengetahui personel mana yang sering mengkonsumsi narkoba. Tes urine ini ini mulai dari tingkat Pamen,Kapten,Bintara hingga Sipil. Sebanyak 110 Personel Dempom 76 yang melakukan deteksi dini penyalahguna narkotika
Baca lebih lanjut

BNNP SULSEL GELAR RAPAT KOORDINASI DENGAN INSTITUSI PENERIMA WAJIB LAPOR (IPWL) se-SULSEL

Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulawesi Selatan melakukan Rapat Koordinasi Institut Penerima Wajib Lapor atau yang biasa disebut (IPWL) di RM Plate 9 Jln. Gunung Latimojong hari Senin,03 Februari 2015. Rapat koordinasi BNNP Sulsel bersama Institut Penerima Wajib Lapor (IPWL), mengingat saat ini penyalahgunaan narkotika merupakan permasalahan nomor satu di Indonesia, khususnya di Sulawesi Selatan.
DSC_0665Rapat koordinasi BNNP dengan IPWL se Sulsel menyamakan persepsi bagaimana cara untuk menyelamatkan pengguna narkoba yang makin hari tambah tinggi penggunaannya. Persamaan persepsi nantinya digunakan sebagai patokan untuk melakukan rehabilitasi terhadap penggunaan narkotika.
Baca lebih lanjut

BNN Prov.Sulsel Deteksi Dini Penyalahguna Narkoba di Kantor Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan

DSC_9910Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulawesi Selatan melakukan Tes Urine Lingkup Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan hari Senin,05 Januari 2015 di Jln.Urip Sumoharjo di Ruang Aula Kejati Lantai 8. Satu persatu Jaksa beserta pejabat lingkup Kejati Sulsel, melakukan tes urine untuk mengetahui anggota Jaksa mana yang sering mengkonsumsi narkoba. Tes urine ini mulai dari tingkat Eselon III dan IV serta para Jaksa Madya. Sebanyak 131 Pegawai Jaksa yang melakukan deteksi dini penyalahguna narkotika.
Baca lebih lanjut

Refleksi Akhir Tahun 2014 BNN Provinsi Sulawesi Selatan

Foto KaMenapaki 4 tahun dinamika perjalanan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulawesi Selatan, dibentuk berdasarkan Peraturan Kepala Badan Narkotika Nasional Nomor PER/04/V/2010/BNN tanggal 12 Mei 2010 tentang Organisasi dan Tata Kerja Badan Narkotika Nasional Provinsi dan Badan Narkotika Nasional Kabupaten/ Kota. Resmi penyesuaian menjadi BNN Provinsi Sulawesi Selatan pada bulan April 2011 bersamaan dengan pelatikan Drs.Richard M.Nainggolan,MM,MBA sebagai Kepala bersama 58 personil melakukan upaya P4GN dari Januari s/d Desember 2014. Begitu banyak gebrakan yang dilakukan untuk menanggulangi masalah Narkoba, dari tahun ke tahun jumlah sindikat yang diungkap semakin banyak dengan modus-modus baru yang kian terkuak. Segala usaha yang gencar dilakukan semata-mata untuk menekan supply dan demand agar masalah Narkoba segera usai, antara lain :

1. Pengguna narkoba lebih baik direhabilitasi daripada dipenjara Baca lebih lanjut

BNNP Sulsel Melakukan Kegiatan Pertemuan Bagi Penyalahguna Narkoba Pasca Rehabilitasi

Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulawesi Selatan melakukan kegiatan Pertemuan Bagi Penyalahguna Narkoba Pasca Rehabilitasi, Pada pukul 14.00 Wita hari jumat 05 Desember 2014 di Ruang rapat BNNP Sulsel Jln.Manunggal 22 Kel.Maccini Sombala Kec.Tamalate Makassar. Pertemuan ini di pimpin langsung oleh Kepala BNN Prov.Sulsel Kombes Pol.Drs.Richard M.Nainggolan,MM,MBA didampingi Kabid Pemberdayaan Masyarakat BNNP Sulsel AKBP Rosnah Tombo.. Pertemuan bagi penyalahguna narkoba pasca rehabilitasi ini dihadiri Sebanyak 28 Orang terdiri dari perwakilan Yayasan Kelompok Peduli Pengguna Narkoba (YKP2N),Persaudaraan Korban Narkoba Makassar (PKNM) dan Baddoka Makassar.
Kegiatan pertemuan bagi mantan penyalahguna narkoba pasca rehabilitasi meliputi kegiatan komunikasi,diskusi dan pembahasan serta sinkronisasi pelaksanaan program pembangunan Badan Narkotika Nasional Provinsi Sulawasi Selatan yang meliputi upaya percepatan pelaksanaan Pencegahan Pemberantasan Penyalahguna dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN),serta bahan rekomendasi untuk keberlangsungan penyusunan program kebijakan BNN Prov.Sulsel pada masa yang akan datang.
Baca lebih lanjut

BNNP Sulsel Melakukan Deteksi Narkoba Dengan Melakukan Tes Urine Di Lingkup Kejaksaan Negeri Makassar

DSC_4390Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulawesi Selatan melakukan Tes Urine di Ruang Pola Baruga Adiyaksa Kejaksaan Negeri Makassar hari Senin,01 Desember 2014 di Jln.Amanagappa Kota Makassar Lantai II. Satu persatu Jaksa,Pegawai Negeri Sipil,hingga Pegawai Honorer (PHL) yang bekerja di Kejari tersebut melakukan tes urine untuk mengetahui pegawai mana yang sering mengkonsumsi narkoba.
Tes Urine ini dilakukan untuk meminimalisir terjadinya penyalahgunaan narkoba dikalangan Jaksa dan Pegawai Negeri Sipil. Beberapa pejabat menjalani tes urine seperti Kepala Kejaksaan Negeri Makassar Deddy Suwardy Surachman,SH,MH dan semua pejabat Kejaksaan Negeri lainnya. Kepala Kejaksaan Negeri mengatakan “ Kita ingin mengetahui apakah pejabat dan seluruh Jaksa dan PNS terlibat narkoba atau tidak,makanya Kejaksaan Negeri Makassar bekerjasama dengan pihak BNN Prov.Sulsel untuk dilakukan tes urine”. Baca lebih lanjut

BNN Prov.Sulsel Rapat Monitoring dan Evaluasi Bersama Biro Perencanaan BNN RI Program dan Anggaran Bagian Pelaporan

DSC_0023Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulawesi Selatan melakukan kegiatan Monitoring dan Evaluasi Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba Tahun 2014. Pimpinan Rapat Monitoring dan Evaluasi Drs.H.Andi Sultan Kabag Tata Usaha BNN Prov.Sulsel didampingi oleh Kasubag Perencanaan Program dan Anggaran Bagian Pelaporan Biro Perencanaan BNN RI Bentonius Silitonga serta Kasubag Perencanaan BNNP Sulsel Sudarianto,SKM,M.Kes, yang dilaksanakan di Ruang Rapat BNN Prov.Sulsel Jln.Manunggal No 22 Maccini Sombala pada Hari Senin, 01 Desember 2014. Monitoring dan Evaluasi P4GN Tahun 2014 di BNN Prov.Sulsel dihadiri Sebanyak 52 Orang terdiri dari perwakilan dari Intansi Pemerintah,Swasta, Lembaga Pendidikan,Guru,Dosen,Pelajar,Kader Anti Narkoba, LSM,Media Elektronik,Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama.
Baca lebih lanjut

Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulawesi Selatan Membentuk Dan Melatih Kader Anti Narkoba Di Lingkungan Stikes Mega Rezky Makassar

DSC_0025Badan Narkotika Nasional (BNN) Prov.Sulsel melakukan kegiatan pembentukan kader anti narkoba dilingkungan kampus Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Mega Rezky Makassar pada hari Jumat 14 November 2014,acara ini berlangsung selama 2 hari,bertempat di Hotel Celebes Indah Makassar. Hadir dalam acara kegiatan pembentukan kader anti narkoba tersebut yaitu Kepala BNN Prov.Sulsel Kombes.Pol.Drs.Richard M,Nainggolan,MM,MBA. Kabid Pencegahan Jamaluddin SKM,Kasi Advokasi BNNP Drs.Hariawan Nurdin serta Kasi Diseminasi Ishak Iskandar,SKM,M.Kes.
Baca lebih lanjut

BNN Prov.Sulsel Melakukan Penandatanganan MOU dengan BPD HIPMI Sulsel serta mayzone.com

DSC00686Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulawesi Selatan melakukan Penandatanganan MOU Kerjasama dengan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Sulsel dan Penandatanganan Kerjasama oleh Media Online Mayzone Com, yang disaksikan langsung oleh Gubernur Sulsel Dr.Syahrul Yasin Limpo,SH,M.Si serta Kapolda Sulsel dan Pangdam VII Wirabuana pada Hari Minggu, 09 November 2014 di Kantor HIPMI Sulsel Jln. Faisal Raya. Sebelumnya itu acara peresmian kantor Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Sulsel. Penandatanganan yang dilakukan BNN Prov.Sulsel dengan HIPMI Sulsel ini bakal mendapat 30 mantan penyalahguna narkoba untuk diberikan pelatihan kewirausahaan dari HIPMI Sulsel.
Kepala BNN Prov.Sulsel Kombes Pol.Drs.Richard M,Nainggolan,MM,MBA mengatakan pihaknya hanya menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) saja,”kita hanya menyiapkan orangnya saja,nanti HIPMI yang akan memfasilitasi,hingga saat ini BNN Prov.Sulsel menyiapkan 30 nama mantan penyalahguna narkoba yang akan mendapatkan pelatihan,nanti kita lihat kedepannya untuk tambahan peserta pelatihan”. Ini adalah rehabilitasi berkelanjutan atau yang dinamakan pasca rehabilitasi,nantinya pecandu atau penyalahguna narkoba direhabilitasi, nah dia juga akan diberikan pelatihan,pelatihan ini kita kerja sama dengan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Sulsel dengan melakukan penandatanganan MOU.

Baca lebih lanjut

Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulawesi Selatan Melakukan Pengkaderan Anti Narkoba Di Lingkungan Kampus Universitas Islam Makassar

DSC_0010Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulawesi Selatan bersama dengan Universitas Islam Makassar melakukan pembentukan dan pelatihan kader anti narkoba yang berlangsung di Hotel Celebes Indah Jln. Gunung Latimojong Makassar yang diikuti sebanyak 35 orang dari Mahasiswa berbagai perwakilan Prodi/Jurusan seperti Tehnik Informatika,Pertanian,Sastra,Ilmu Komunikasi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiah,Farmasi,Admininstrasi Niaga,Sospol,dan Mipa yang diselenggarakan pada hari Jumat 07-08 November 2014. Kegiatan Pengkaderan ini berlangsung selama 2 hari.
Baca lebih lanjut