Kecanduan Menghirup Lem Fox Sebaiknya Direhabilitasi

Situasi yang diresahkan masyarakat, karena banyaknya remaja yang ditemukan menghisap lem yang berakibat prilaku remaja menjadi brutal di jalan dan sering terjadi pencurian. Hal ini terjadi karena lem sangat mudah didapat karena keberadaannya legal (sebagai lem). Hal ini yang menyebabkan penyalahgunaan pemakaian lem ini sangat cepat perkembangannya. Anak-anak/ remaja yang cenderung tidak tahu akibat negatif dari lem ini, merasa senang setelah menggunakannya. Sesaat setelah pemakaian mereka akan merasa “fly”. Padahal zat kandungan lem yaitu Lysergic Acid Diethyilamide (LSD) yang dimasukkan ke dalam tubuh manusia dihirup melalui hidung itu dapat mengubah pikiran suasana hati atau perasaan, dan perilaku seseorang. Pemakaian terus menerus akan mengakibatkan ketergantungan fisik dan atau psikologis. Resiko yang pasti terjadi adalah kerusakan pada sistem syaraf dan organ-organ penting lainnya seperti pernafasan dan paru-paru, serta otak. LSD merupakan golongan zat adiktif lainnya yang dapat menyebabkan halusinasi (BNN RI).

Baca lebih lanjut

Diskusi interaktif tentang program rehabilitasi penyalah guna narkoba di Kab Bone

image

Dalam rangka sinetgitas pelaksanaan program rehabilitasi oenyalah guna narkoba, maka Bnnp Sulsel kerjasama dengan Bnnk Bone serta Badan Kesbangpol Bone menyelenggarakan Diskusi Interaktif tentang program rehabilitasi penyalah guna narkoba dengan melibatkan unsur Forum Komunikasi Daerah (Pengadilaan, Kejaksaan, Polres, Dandim),  Forum Pimpinan Kecamatan (Forpimca) serta SKPD terkait. Diskusi ini dipimpin langsung oleh Bupati Bone A. Fahsar Pajalangi yg didampingi oleh Kepala Bnnp Sulsel Brigjen Agus Budiman serta Wakil Bupati Bone Ambo Dalle.

Baca lebih lanjut

Penyerahan Ekstrac Sarabba ke Plh Deputi Rehabilitasi Bnn Ri

image

Dalam konsep rehabilitasi berkesinambungan bagi penyalahguna narkoba, di tahap akhir dilanjutkan dengan program pascarehabilitasi dengan tujuan agar mantan penyalah guna narkoba tidak kembali pakai serta dapat kembali ke masyarakat dengan produktif.
Salah satu kegiatannya yaitu memberikan keterampilan sebagai bekal kembali ke masyarakat yaitu melatih membuat emstrac sarabba (minuman khas Makassar).
Hasilnya diserahkan oleh Kasi PascRehab Bnnp Sulsel ke Plh Deputi Rehabilitasi Bnn RI yg disaksikan oleh Kabid Rehabilitasi Bnnp Sulsel.
Produk ini akan dijadikan icon dan dipasarkan oleh komunitas mantan penyalah guna narkoba binaan Rumah Damping Tri Asa Bnnp Sulsel.

Kunjungan Dir PLRIP ke Layanan rehabilitasi di RS Khusus Prov Sulsel

image

Pada tgl 21 Mei 2016, Dir Penguatan Lembaga Rehabilitasi Instansi Pemerintah mengunjungi RS Khusus Prov Sulsel. Dalam kunjungan tersebut terkait dgn kerjasama antara Bnnp Sulsel dgn RS Khusus untuk upaya rehabilitasi medis bagi penyalah guna narkoba.
RS Khusus tersebut telah menjadi IPWL dengan SK Menteri Kesehatan sejak tahun 2011 dan menjalin kerjasama sgn Bnnp Sulsel pada tahun 2016 guna penyelamatan penyalah guna narkoba.

Peningkatan Kompetensi bagi Petugas Rehabilitasi melalui Motivational Interviewing di Sulsel

image

Berdasarkan pasal 70 huruf d Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, Badan Narkotika Nasional memiliki tugas meningkatkan kemampuan lembaga rehabilitasi medis dan rehabilitasi sosial pecandu narkotika, baik yang diselenggarakan oleh pemerintah maupun masyarakat. Gerakan Rehabilitasi diselenggarakan untuk mengurangi angka pengguna narkoba, sehingga semakin berkurang pengguna narkoba maka semakin kurang pula demand suply narkoba yang berdampak pada bandar narkoba yang semakin berkurang pula.

Baca lebih lanjut

Hembusan Asap Ganja Mengepul di Atas Danau Matano

image

Pembuktian hasil penelitian BNN kerjasama UI bahwa di lingkungan kerja terutama lingkungan perusahaan paling tinggi angka penyalahgunaan narkoba. Pembuktian oleh Bnnp Sulsel pada minggu terakhir April 2016, yaitu Bidang Cegah dan Daya melakukan tes urine kepada beberapa karyawan perusahaan disekitar danau Matano, terdeteksi sedikitnya enam orang yg menyalahgunakan narkoba.

Baca lebih lanjut

Peer Group bagi Klien Layanan Pascarehabilitasi BNNP Sulsel

image

Pemulihan adiksi merupakan proses jangka panjang dan seringkali membutuhkan beberapa episode terapi. Sebagaimana penyakit kronis lainnya, kambuh dapat terjadi selama atau setelah episode terapi yang berhasil. Pecandu kadangkala membutuhkan terapi yang lama dan beberapa episode terapi untuk memperoleh kondisi abstinensia jangka panjang dan pulih secara penuh. Partisipasi dalam program Pascarehabilitasi setelah terapi rehabilitais sangat membantu dalam mempertahankan abstinensia.

Baca lebih lanjut

Screening dan Asesmen calon peserta program rehabilitasi di Lapas Kls II Sungguminasa

image

Terkait dgn rencana running program rehabilitasi bagi WBP penyalahguna narkoba yg ada dalam Lapas, bertepatan dgn hari Pemasyarakatan pada tgl 27 April, maka asesor Bidang Rehabilitasi Bnnp Sulsel serta asesor Lapas melakukan screening dan asesmen kpd calon peserta program rehabilitasi di Lapas.  Kriteria peserta yaitu WBP dengan sisa pidana 3-6 bulan, ponis putusan pasal 127/ jo 127, pengusulan PB/CB.
Baca lebih lanjut

Terapi Group pada Layanan Pascarehabilitasi BNNK Bone

image

Bnnk Bone menyelenggarakan layanan pascarehabilitasi dengan metode terapi group pada tanggal 25 April 2016. Kegiatan tersebut dibimbing oleh Kasi Pascarehab Bnnk Bone (Savitri, SKM, MPH) bersama Kasi Pascarehab Bnnp Sulsel Rudiastono, SKM.
Salah satu metode layanan pascarehabilitasi penyalah guna narkoba yaitu melalui pendekatan kelompok. Dengan metode ini, klien dapat belajar berinteraksi, mendengarkan dan berbagi pengalaman, berlatih berbagai keterampilan sosial yang dibutuhkan. Metode ini juga merupakan salah satu komponen layanan psikososial yg sangat penting dlm masalah gangguan penggunaan narkoba.

Baca lebih lanjut