Peer Group bagi Klien Layanan Pascarehabilitasi BNNP Sulsel

image

Pemulihan adiksi merupakan proses jangka panjang dan seringkali membutuhkan beberapa episode terapi. Sebagaimana penyakit kronis lainnya, kambuh dapat terjadi selama atau setelah episode terapi yang berhasil. Pecandu kadangkala membutuhkan terapi yang lama dan beberapa episode terapi untuk memperoleh kondisi abstinensia jangka panjang dan pulih secara penuh. Partisipasi dalam program Pascarehabilitasi setelah terapi rehabilitais sangat membantu dalam mempertahankan abstinensia.

Baca lebih lanjut

Screening dan Asesmen calon peserta program rehabilitasi di Lapas Kls II Sungguminasa

image

Terkait dgn rencana running program rehabilitasi bagi WBP penyalahguna narkoba yg ada dalam Lapas, bertepatan dgn hari Pemasyarakatan pada tgl 27 April, maka asesor Bidang Rehabilitasi Bnnp Sulsel serta asesor Lapas melakukan screening dan asesmen kpd calon peserta program rehabilitasi di Lapas.  Kriteria peserta yaitu WBP dengan sisa pidana 3-6 bulan, ponis putusan pasal 127/ jo 127, pengusulan PB/CB.
Baca lebih lanjut

Terapi Group pada Layanan Pascarehabilitasi BNNK Bone

image

Bnnk Bone menyelenggarakan layanan pascarehabilitasi dengan metode terapi group pada tanggal 25 April 2016. Kegiatan tersebut dibimbing oleh Kasi Pascarehab Bnnk Bone (Savitri, SKM, MPH) bersama Kasi Pascarehab Bnnp Sulsel Rudiastono, SKM.
Salah satu metode layanan pascarehabilitasi penyalah guna narkoba yaitu melalui pendekatan kelompok. Dengan metode ini, klien dapat belajar berinteraksi, mendengarkan dan berbagi pengalaman, berlatih berbagai keterampilan sosial yang dibutuhkan. Metode ini juga merupakan salah satu komponen layanan psikososial yg sangat penting dlm masalah gangguan penggunaan narkoba.

Baca lebih lanjut

Diskusi Interaktif Layanaan Rehabilitasi Penyalah Guna Narkoba di Kota Palopo

image

BNN Prov. Sulsel kerjasama dengan BNN Kota Palopo menyelenggarakan diskusi interaktif Layanan Rehabilitasi Penyalah Guna Narkoba dengan menghadirkan sektor terkait, antara lain Walikota, Polres, Kejari, Dinkes, Dinsos, DPRD, RS Sawerigading, beberapa RS swasta, Kesbangpol, serta unsur BNNK yg diselenggarakan di aula Polres Kota Palopo  pada tanggal 19 April 2016. Kegiatan tersebut dibuka oleh Walikota Palopo serta narasumber : Kepala BNN Prov Sulsel (Brigjen Pol Drs. Agus B. Manalu, SH).

Baca lebih lanjut

Pemetaan dan bimtek rehab rawat jalan di RS Bataraguru dan Sawerigading Palopo

image

Bidang Rehab Bnnp Sulsel melaksakan pemetaan sekaligus bimbingan teknis pelaksanaan layanan rehabilitasi bagi pengguna narkoba di RS Bataraguru Kab.Luwu dan RS Sawerigading Kora Palopo. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada tanggal 18 April 2016 oleh Kabid Rehab, Kasi PLR, dan konselor Bnnp Sulsel yang diterima di RS. Bataraguru jam 09.00 oleh Sekretaris RS, Dokter ahli jiwa dan asesor Rehab RS.

Baca lebih lanjut

Konseling dasar tentang tanda pengguna narkoba dan cara tindak keluarga jika anggota keluarga terjerat narkoba

Partai Nasdem kerjasama Bnnp, Pemprov Sulsel, dan Pemkot Makassar melaksanakan upaya bersih-bersih narkoba pada tanggal 17 april 2016 di anjungan pantai Losari Makassar. Bersih-bersih narkoba ini dihadiri banyak sekali masyarakat, karena selain kader Partai Nasdem, pantai ini setiap hari minggu pagi dipadati masyarakat untuk mengikuti senam.
Bnnp mengambil peran antara lain, menampilkan duta sekolah bersih narkoba, diseminasi info dengan tatap muka, bagi brosur, jams dinding dan stiker. Selain dilakukan pula tes urine scr sukarela. Sedangkan dalam stand tim rehabilasi melaksanakan konseling ttg tanda aeal pengguna narkoba serta peran keluarga jika anggota keluarga.

image

image

image

image

Bnnp Sulsel telah merekomendasikan rehab 229 penyalah guna narkoba pada periode Jan-21 April 2016

Masyarakat Sulsel semakin sadar untuk keselamatan keluarga dari jeratan narkoba. Hal ini dapat dibuktikan dengan angka melaporkan diri ke Klinik BNNP/K rata-rata 3 orang perhari. Sampai dengan 21 April 2016, BNNP/K wilayah Sulsel telah merekomendasikan sebanyak 229 penyalah guna narkoba untuk mengikuti program rehabilitasi, yaitu sebanyak 67 orang mengikuri rehab rawat inap dan 162 orang yang mengikuti program rehab rawat jalan. Sebayak 36 orang diantaranya berkasus hukum.

Diskusi interaktif “Sinergitas penegakan hukum dengan program rehabilitasi penyalah guna narkoba”

image

Bnnp Sulsel kerjasama kejaksaan (hadirkan seluruh kajari), pengadilan tinggi, polda, dan kumham untuk selenggarakan diskusi interaktif dgn tema “Sinergitas Penegakan Hukum dengan Program Rehabilitasi yg diselenggarakan di aula Kejaksaan tinggi Sulsel pada tanggal 14 april 2016, Pembicara : Dir Hukum Deputi Huker Bnn RI.

Baca lebih lanjut

Asesmen Hasil Operasi Bersinar Sulsel

image

Pada tgl 30 Maret 2016, sebanyak18 orang yang terjaring dalam operasi bersinar hari ini, berdasarkan hasil assesment yang dilakukan oleh tim Assesor Bnnp Sulsel, bahwa:
7 org harus menjalani rawat inap yang terdiri dari 4 orang laki-laki dan 3 orang perempuan, yang laki-laki akan dirujuk ke RSKD Sulsel dan yang perempuan di rujuk ke Yayasan Doulos.
Sebanyak 10 orang yg lainnya di rekomendasikan untuk mengikuti rehabilitasi rawat jalan, yg terdiri dari 4 orang laki-laki dan 6 orang perempuan, serta 1 orang hanya menjalani Intervensi Singkat.

image

Sebanyak 138 orang yg dirujuk rehab oleh Bnnp Sulsel periode Jan-24 Mar 2016

Berdasarkan laporan Bidang Rehabilitasi Bnnp Sulsel per tanggal 24 Maret 2016 melalui laporan mingguan yang rutin dikirim ke Deputi Rehabilitasi Bnn RI setiap hari Kamis, Bnn wilayah Sulsel telah nerujuk sebanyak 138 pengguna untuk direhabilitasi, yg terdiri dari 35 rawat inap dan 103 rawat jalan.
Dari jumlah itu, sebanyak 79 orang kategori viluntary (melaporkan diri) dan 24 orang kategori compulsary (berkasus hukum). 
Berdasarkan tempat asesmennya, melalui IPWL Bnnp Sulsel sebanyak 91 orang, IPWL Bnnk Palopo sebanyak 9 orang, Bnnk Tator sebanyak 8 orang dan Bnnk Bone sebanyak 6 orang. Sedangkan yg berkasus hukum, sebanyak 23 orang melalui TAT Bnnp Sulsel dan 1 orang melalui TAT Bnnk Palopo.

image

Pemetaan Kasus Penyalah Guna Narkoba pada Pemasyarakatan Militer Makassar

DSC_5848Menindaklanjuti kebijakan Presiden tentang “bersih-bersih” narkoba, maka Direktur Penguatan Lembaga Rehabilitasi Institusi Pemerintah BNN RI memerintahkan BNNP yang wilayahnya terdapat Pemasyarakat Militer untuk melakukan pemetaan kasus binaan yang terkait dengan penyalahgunaan narkoba. Provinsi Sulawesi Selatan termasuk salah satu wilayah yang memiliki Pemasyarakatan Militer yang komandonya langsung dari Mabes TNI. Oleh karena itu, BNNP Sulsel (Bidang Rehabilitasi) pada tanggal 14 Maret 2015 berkunjung ke Pemasyarakatan Militer Makassar atas izin Kepala Pemasyarakatan Militer Letkol Sihombing. Berdasarkan fakta di lapangan, dari 48 personil binaan militer, tidak ditemukan personil binaan akibat penyalahgunaan narkoba, karena apabila personil TNI terlibat kasus penyalahgunaan narkoba, prosesnya hanya sampai pada Rumah Tahan Militer Polisi Militer, kemudian dilakukan pemecatan.
Baca lebih lanjut

Kesadaran Masyarakat ditandai dengan Meningkatnya yang “Melaporkan Diri ke IPWL”

Klinik Adi Pradana BNNP Sulawesi Selatan merupakan salah satu Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL). Kesadaran masyarakat di Sulawesi Selatan tentang pentingnya penyelamatan penyalah guna narkoba semakin meningkat jika dilihat dari jumlah penyalah guna / keluarga penyalah guna narkoba yang melaporkan diri ke IPWL Adi Pradana BNNP Sulsel. Mulai Januari s/d 16 Maret 2013, jumlah penyalah guna narkoba yang melaporkan diri sebanyak 133 orang. Jika dilihat per bulan, maka setiap bulannya rata-rata 50 orang, artinya rata-rata 2-3 orang per hari. Beberapa Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) yang dapat ditempati melapor bagi penyalah guna narkoba, antara lain Klinik Adi Pradana BNNP Sulsel Jl. Manunggal 22 Makassar, RS Bhayangkara Jl Mappaoddang Mks, RSKD Prov. Sulsel Jl. Lanto Dg Pasewang Mks, RSU Wahidin Sudirohusodo Jl. Perintis Kemerdekaan, RSUD A.Makkasau Parepare, RSUD Salewangang Maros, RSUD Sultan Dg Raja Bulukumba, Puskesmas Jumpandangbaru, Puskesmas Kassi-Kassi dan Puskesmas Jongaya serta seluruh RSUD Kab/Kota (telah bermitra BNNP Sulsel) ditambah dengan Puskesmas Andalas, Puskesmas Makkasau dan Puskesmas Tamalate (telah dilatih oleh BNNP Sulsel)
image