Memanfaatkan Waktu 30 Menit Mendampingi Klien Tiap Hari.

Makassar (16 Maret 2020), Tim Pojok IBM Sambungjawa Makassar rutin secara bergiliran memanfaatkan waktu minimal 30 menit melakukan pendampingan pada klien nya. Hari ini (16 Maret), giliran Pak Ariqah yang melakukan pendampingan pada 2 klien nya yg menggunakan metode *berbagi satu kue untuk satu klien* untuk klien yg sedang mengikuti program pemulihan berbasis masyarakat.
Di tempat terpisah, Pak Indra (Babinkamtibmas) juga melakukan pendampingan untuk tiga klien yang sedang mengikuti program pemulihan berbasis masyarakat.
#terus berinovasi, untuk pemulihan berbasis masyarakat bagi pecandu/ korban penyalahgunaan narkoba.

Tim Pojok IBM Sambungjawa melakukan pendampingan klien bergiliran.

Makassar (14 Maret 2020), Tim Pojok IBM Sambungjawa Makassar secara bergiliran melakukan pendampingan pada 8 klien nya. Hari ini, giliran bu Nurjannah (Ketua Posyandu) yang melakukan pendampingan pada 3 klien nya yg biasa nongrong di depan Indomaret Jl. Nuri Baru Makassar.

Tim Pojok IBM Sambungjawa menggunakan metode *berbagi satu kue untuk satu klien* untuk 8 klien yg sedang mengikuti program pemulihan berbasis masyarakat.

Kemarin, 13 Maret 2020, pendampingan dilaksanakan oleh Pak Indra (Babinkamtibmas).

Sedang tanggal 12 Maret 2020 pendampingan klien dilaksanakan oleh Pak Dirwan (Ketua LPM).

Kondisi klien, sedikit demi sedikit mengalami perubahan.

Dan hari sebelumnya, dilakukan oleh Ketua Pemuda Sambungjawa.

#terus berinovasi, untuk pemulihan berbasis masyarakat.

Percaya saya atau dia ?

Terkait dengan situasi pekerjaan, sebenarnya ada hal yang disesalkan, yaitu kecenderungan untuk saling mempersalahkan satu sama lain. Layaknya sebuah miskomunikasi, biasanya menimbulkan sebuah efek yang tidak diinginkan.

Pada saat efek sudah mengemuka maka pada saat itulah konflik terjadi. Si C membuat kesalahan, kesalahan si C sudah diketahui oleh Si B, supaya Si C dibenarkan oleh Si A, maka melaporlah Si C ke Si A untuk mencari pembenaran dengan berbagai dalih. Si A termakan dalih Si C, walaupun Si C tersebut telah membuat kesalahan yg sangat fatal.

Akhirnya, penjelasan Si B tidak mau didengar oleh Si A. Tapi Si B berkata, Si A ini percaya Si B atau Si C ?

Akibatnya bukan solusi penyelesaian masalah yang menjadi objek bahasan utama, tapi justru menunjuk siapa yang salah dan siapa yang benar.

Semangat yang diusung cenderung mengabaikan bagaimana agar diperoleh solusi penyelesaian terbaik, melainkan justru terfokus pada penentuan siapa yang bercerita itu yg benar. Tentu hal ini merupakan preseden buruk bagi keharmonisan sebuah tim.

Setiap kebenaran selalu diinginkan oleh siapapun kita. Sebaliknya, kesalahan selalu ingin dihindari. Namun, sesempurna apapun pekerjaan kita akan senantiasa ada potensi salah.

Terlebih ketika prosedur sudah dilakukan sebagaimana mestinya, tata cara pekerjaan sudah diikuti seperti ketentuan yang ada, dan informasi-informasi yang dibutuhkan sudah disampaikan kepada semua pihak yang berkepentingan, serta setiap aspek internal sudah dikerjakan seperti arahan yang ada, maka ketika masih terjadi suatu kesalahan bisa jadi hal itu karena ada faktor-faktor eksternal yang berjalan diluar kendali kita.

Memang tidak menutup kemungkinan bahwa kita bisa saja lengah dalam mengerjakan suatu pekerjaan dan melewatkan beberapa hal penting dari prosedur kerja kita.

Akan tetapi hal ini semestinya tidak menjadikan kita objek yg takut terhadap ancaman demo oleh wartawan, demo oleh massa hanya karena laporan dari Si C tadi yg mencari pembenaran diri.

*percaya saya atau dia*?

Pengukuhan Sekretariat dan Kader Pojok IBM Sambungjawa

Makassar (5 Maret 2020), Lurah Sambungjawa Kota Makassar Jawa Andi Irdan Pandita, S. STP., M. Si mengukuhkan Sekretariat dan Kader Pojok Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM) Sambungjawa ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan Kader Pojok IBM Sambungjawa dari Lurah Sambungjawa ke Ketua Pojok IBM Sambungjawa yang disaksikan oleh Kabid Rehabilitasi dan Kasi PLR BNNP Sulsel di ruang Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kel. Sambungjawa. Dalam surat keputusan tersebut ditetapkan bahwa Pojok IBM Sambungjawa ber sekretariat di ruang Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Sambungjawa Jl. Cenderawasih No. 405 Makassar dengan personil sebanyak 7 orang yang terdiri dati Ketua, Sekretaris, Bendahara, Seksi KIE dan Skrining, Seksi Konseling, Seksi Rujukan, Seksi Agen Pemulihan.

Sebelum pengukuhan, terlebih dahulu Lurah Sambungjawa membuka dan memberi sambutan bahwa kegiatan ini sangat penting sehingga akan melaksanakan konsultasi ke Badan Kesbangpol untuk mengkomunikasikan penentuan anggaran kelurahan yang dapat digunakan untuk kegiatan penanggulangan narkoba. Dan tak lupa menyampaikan terima kasih ke pihak BNNP yang senantiasa membina warganya untuk ikut serta dalam kegiatan pemulihan penyalah guna narkoba, sekaligus melaporkan bahwa sejak pembinaan BNNP Sulsel terhadap kader Pojok IBM Sambungjawa dari tanggal 20 Februari sampai 5 Maret 2020 telah menemukan dan melayani 8 penyalah guna narkoba.

Selanjutnya Kepala Bidang Rehabilitasi BNNP Sulsel didampingi Kepala Seksi PLR menyampaikan terima kasih kepada Lurah Sambungjawa atas partisipasinya mendukung program pemerintah menyelamatkan anak bangsa dari penyahgunaan narkoba dengan memfasilitasi gedung Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) sebagai sekretariat pojok IBM Sambungjawa.

Beliau mengharapkan dengan adanya Pojok IBM ini dapat medekatkan akses layanan rehabilitasi kepada masyarakat yang merasa takut dan malu datang ke BNNP, dapat diarahkan ke Pojok IBM saja. Beliau menambahkan kegiatan ini dapat disinergikan dengan kegiatan-kegiatan yang ada di kelurahan untuk lebih mengenalkan program ini ke masyarakat.

#Aksesibilitas pemulihan penyalah guna narkoba melalui Pojok Intervensi Berbasis Masyarakat.

Pojok IBM Sambungjawa Terus Mencari Pengguna Narkoba

Makassar (5 Maret 2020), Kader Pojok IBM Sambungjawa Makassar melakukan penjangkauan penyalah guna narkoba yang ke tiga yg menemukan satu orang pengguna narkoba, kemudian diedukasi supaya mau mengikuti program pemulihan pada Pojok IBM Sambungjawa.

Klien tersebut diskrining oleh kader Pojok IBM Sambungjawa, kemudian disarankan mengikuti program pemulihan yg akan dilaksanakan besok Jumat 6 Maret 2020.

Pojok IBM Sambungjawa sejak dilakukan bimbingan oleh BNNP Sulsel sampai hari ini 5 Maret 2020, telah menemukan 9 klien dan semuanya masih mengikuti program pemulihan di Pojok IBM Sambungjawa.

#inovatif, untuk penyelamatan Penyalah Guna Narkoba

Pembekalan petugas pascarehabilitasi melalui Agen Pemulihan

Pembekalan Pelaksanaan program pascarehabilitasi melalui Agen Pemulihan Di Wilayah kota makassar, provinsi Sulawesi Selatan.

👉 Waktu Pelaksanaan:
Pada hari Rabu, 26 Februari 2020 pukul 09.00 Wita bertempat di BNN Prov. Sul-SelMakassar.

👉 Uraian Singkat Materi :
Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulawesi Selatan melaksanakan pembekalan terhadap agen pemulihan pascarehabilitasi. pembekalan agen pemulihan di wilayah kota makassar di buka oleh Ka. Seksi Pascarehabilitasi BNNP Sulsel Rudiastono,SKM serta dilanjutkan oleh Ka. Bidang Rwhabilitasi BNN Prov. Sulsel.
Kemudian dilanjutkan oleh staf pascarehabilitasi ismaya putri utami dan hariyadi. Pembekalan terhadap agen pemulihan pascarehabilitasi terdiri dari Perwakilan 19 Kelurahan Wilayah Kota Makassar, 2 orang perwakilan kelurahan dari BNNK Bone.,dengan jumlah keseluruhan 21 orang peserta.

Agen pemulihan ini yang nantinya akan melakukan pemantauan dan pendampingan terhadap klien pascarehab yg ada di wilayahnya masing-masing dlm rangka mempertahankan proses pemulihan klien yg sdh menjalani program rehabilitasi serta memfasilitasi kebutuhan akan pengembangan diri dgn berbagai kegiatan positif agar bisa hidup produktif dan kembali berfungsi sosial di tengah masyarakat.

#inovasi, cegah kekambuhan melalui agen pemulihan.

Pojok IBM Sambungjawa melakukan Penjangkauan melalui Makan Bersama

Makassar (28 Feb 2020), Pojok IBM Sambungjawa Makassar melakukan penjangkauan penyalah guna narkoba yang kedua dengan metode makan bersama untuk memperoleh berkah.Tim Pojok IBM Sambungjawa mengumpulkan sekelompok anak remaja petugas parkir indomaret (5 orang) pada pagi hari 28 Feb 2020 yang masih tertidur di pelataran toko. Tim membangunkan dan memberikan edukasi kemudian mengajak makan pagi bersama, setelah kenyang mereka diajak tebak-tebakan berantai. Dari tebak2an ini sudah kelihatan diantara mereka mengalami gangguan konsentrasi menerima dan meyampaikan pesan diantara mereka.Mereka diajak wawancara dengan menggunakan form ASSIST. Supaya tim IBM percaya diri, maka mengundang petugas SIL BNNP Sulsel untuk mendampingi melakukan wawancara di Pojok IBM Sambungjawa Jl. Cenderawasih No. 450 Makassar.Pada langkah awal, skrining dilakukan oleh petugas SIL kepada 2 orang klien (proses diamati oleh petugas pojok IBM) kemudian proses skrining selanjutnya dilakukan oleh petugas Pojok IBM kepada 3 orang klien yang didampingi petugas SIL BNNP Sulsel.Skrining dilakukan pada 3 (tiga) orang laki-laki dan 2 (dua) orang perempuan dengan kriteria:(a)Klien 1 dan 2, penggunaan tembakau dan alkohol kategori resiko sedang, inhalansia resiko ringan; (b)klien 3, penggunaan tembakau kategori sedang dan canabis kategori ringan; (c)klien 4, penggunaan tembakau kategori berat; (d)klien 5, penggunaan tembakau, alkohol, inhalasia dan zat lain kategori resiko berat.Setelah melakukan Skrining, kelima klien diarahkan untuk mengikuti wawancara dengan menggunakan Form Asesmen Wajib Lapor ( FAWL) dan selanjutnya mengikuti program Pemulihan Berbasis Masyarakat (PBM) pada pojok IBM Sambungjawa pada hari Jumat depan dan tetap mendapatkan pendampingan dari tim SIL BNNP Sulsel sampai tim Pojok IBM bisa melakukan dengan mahir.Petugas SIL BNNP Sulsel dan petugas Pojok IBM berdiskusi mengenai proses layanan yang telah dijalankan.Jumlah Klien yang mendapat layanan pada Pokok IBM Sambungjawa hingga tanggal 28 Februari 2020 berjumlah 8 orang.#inovatif, untuk penyelamatan Penyalah Guna Narkoba.

Pojok IBM Sambungjawa Makassar Menjangkau 3 Pengguna Narkoba

Makassar (26 Feb 2020), Pojok IBM Sambungjawa memulai penjangkauan pengguna narkoba dengan menggunakan pendekatan sarapan bersama sambil melakukan wawancara. Tiga klien mengakui sebagai pengguna narkoba pada hari Rabu, 26 Februari 2020.

Kader IBM Sambungjawa meminta bantuan ke petugas SIL BNNP Sulsel untuk pendampingan kader pada saat intervensi pertama kalinya.

Petugas SIL BNNP Sulsel akan selalu memberikan pendampingan kader IBM yang baru pertama kali melakukan intervensi sampai betul2 kader IBM tersebut mahir melakukan kegiatan yang harus dilakukan pada Pojok IBM.

Pengguna narkoba jika melaporkan diri ke Pojok IBM, tidak dipidana melainkan akan dibimbing mengikuti program pemulihan berbasis masyarakat. Jwngan pernah malu meminta bantuan pemulihan, karena pecandu narkoba itu adalah orang sakit. Anda korban narkoba, ke Pojok IBM Sambungjawa saja.
Berikut cara petugas SIL BNNP Sulsel memberikan pendampingan keoada kader IBM melakukan intervensi pertama kepada klien. Jadi, petugas SIL yg melakukan, dengan mengikutkan kader disamping petugas SIL.

Bimtek Layanan IBM Sambungjawa Makassar

Makassar (20 Feb 2020), Bnnp Sulsel melaksanakan Bimbingan Pelaksanaan Layanan pada Pojok Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM) Sambung Jawa di ruang rapat BNNP Sulsel.

👉 Tahapan Kegiatan:
1. Kegiatan dibuka oleh Kepala Bidang Rehabilitasi BNNP Sulsel, Sudarianto, SKM., M.Kes., sekaligus memberikan paparan mengenai Konsep Pojok Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM), Struktur IBM, Dukungan Anggaran dari BNNP, serta KIE.
2. Pemaparan oleh tim Bidang Rehabilitasi mengenai Skrining Intervensi Lapangan (SIL).
3. Penjelasan oleh tim mengenai Pemulihan Berbasis Masyarakat (PBM). Pada kegiatan ini peserta diberikan formulir layanan yang akan digunakan oleh Petugas PBM dalam memberikan layanan di masyarakat terkait intervensi singkat, dukungan kelompok, maupun dukungan keluarga.
4. Tim juga menjelaskan bahwa dalam Pojok IBM terdapat sakah satu anggotanya berfungsi sebagai Agen Pemulihan (AP) yg bertugas memantau, mendampingi dan membina lanjut klien oascarehabilitasi.
5. Diskusi terbuka mengenai persiapan penerapan Intervensi Berbasis Masyarakat di Sambung Jawa.

👉 Hasil Kegiatan:
1. Peserta memahami mengenai proses layanan Pojok IBM diawali dgn kegiatan rapat tim, memberikan KIE ke kelompok masyarakat, wawancara awal (skrining) meliputi domain penggunaan narkoba, masalah yang muncul akibat penggunaan (fisik, emosional, pendidikan, pekerjaan, dan sosial), peningkatan dosis/toleransi serta gejala putus zat.
2. Perserta memahami mengenai pengisian Buku Kegiatan Klien oleh petugas IBM.
3. Peserta memahami mengenai Pengisian Profile klien oleh petugas IBM.
4. Peserta memahami mengenai pengisian form Pemantauan dan Pendampingan Klien Pascarehabilitasi oleh Agen Pemulihan (AP) dan petugas Pascarehabilitasi.

#Aksesibilitas Layanan Rehabilitasi
melalui Intervensi Berbasis Masyarakat.

Rakoor Dalam Rangka Pembentukan Agen Pemulihan bagi Klien Pascarehabilitasi

Makassar (19 Feb 2020), Bnnp Sulsel menyelenggarakan Rapat Koordinasi Pembinaan Teknis Pelaksanaan Agen Pemulihan Di Wilayah Sulawesi Selatan bertempat di Hotel Almadera Jln.Somba Opu Makassar.

Kegiatan tersebut di hadiri oleh Kepala BNNP Sulsel Brigjen Pol.Drs.Idris Kadir,SH.M.Hum., Kabid Rehabilitasi BNNP Sulsel Sudarianto,SKM.M.Kes., dan Kasi Pascarehabilitasi BNNP Sulsel Rudiastono,SKM. Peserta Rakor peningkatan layanan pascarehabilitasi melalui agen pemulihan terdiri dari Perwakilan 18 Lurah Wilayah Kota Makassar, 1 orang perwakilan dari Pemerintah Kec.Mamajang dan 1 orang perwakilan dari balai latihan kerja makassar dengan jumlah keseluruhan 20 orang peserta.
Pada pertemuan rapat koordinasi tersebut diharapkan mampu mensinergikan program nasional dalam pelaksanaan Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) khususnya bidang rehabilitasi dalam hal ini program rehabilitasi berbasis masyarakat melalui agen pemulihan BNN Prov. Sulsel dengan pemerintah kota Makassar.
Agen pemulihan yang terdapat pada wilayah kelurahan masing-masing ini yang nantinya akan melaksanakan rehabilitasi berbasis masyarakat pada klien penyalahguna narkotika dalam bentuk penjangkauan dalam mengidentifikasi dini penyalahguna narkotika, pemantauan, pendampingan hingga pembinaan lanjut yang akan mengadvokasi klien mantan penyalahguna dalam mempertahankan pemulihan hingga keberfungsian sosial pada masyarakat tempat klien tinggal.

#cegah kekambuhan melalui agen pemulihan

Rakoor Rencana Aksi Layanan Rehabilitasi Rawat Inap

Makassar (18 Februari 2020), Kabid Rehab BNNP Sulsel menginisiasi Rakoor dalam rangka menindak lanjuti Rencana Aksi Layanan Rehabilitasi Rawat Inap di BNNP Sulsel yg dilaksanakan di ruang rapat BNNP Sulsel. Kegiatan tersebut dihadiri oleh seluruh eselon III dan IV serta beberapa personil lainnya.

👉 *Uraian kegiatan :*

1) Kabid Rehab melaporkan Rencana Aksi ke Ka BNNP Sulsel.

2) Rapat koordinasi yg dihadiri oleh seluruh eselon 3 dan 4 lingkup BNNP Sulsel, dengan paparan sebagai bahan diskusi sbb :

a)Rencana Aksi Layanan Rehab RI

b)Sinergi Rehab – Berantas ttg TAT

c)Sinergi Rehab – Bagian Umum ttg fasilitasi sarana rehab RI.

d)Sinergi Rehab – P2M

👉 Hasil rapat :

a) Bidang Berantas siap mengemban tugas pelaksanaan Asesmen Terpadu berdasarkan Surat Edaran.

b) Bagian Umum akan memfasilitasi pemasangan teralis pada ruangan yg akan dipersiapkan menjadi tempat rehab rawat inap.

c) Bidang P2M, setia bersinergi terutama pada program Desa/Kel Bersinar dengan IBM.

BNNP Seluruh Indonesia Bakal Memiliki Tempat Rehab Rawat Inap

Lido-Bogor (5 sd 12 Feb 2020), seluruh BNN Provinsi di seluruh Indonesia diperintahkan membuat tempat rehabilitasi rawat inap untuk melayani klien BNNP yang mendapat vonis rehabilitasi oleh hakim di pengadilan.Berkaitan dengan hal tersebut, maka seluruh Kepala Bidang Rehabilitasi BNNP seluruh Indonesia diberikan Workshop Pelaksanaan Layanan Rehabilitasi Rawat Inap, dengan harapan seluruh Bidang Rehabilitasi BNNP di Indonesia mampu melaksanakan rehabilitasi rawat inap.Dalam mewujudkan program tersebut, maka Kabid Rehab BNNP seluruh Indonesia ditingkatkan kompetensinya dengan konten seperti berikut :1)juknis layanan rehab medis; 2)juknis layanan rehab soaial; 3)pengelolaan layanan rehab (manajerial); 4)praktik lapangan rehab medis; 5)praktik lapangan rehab sosial; 6)praktik lapangan manajerial; 7)penyusunan kebutuhan anggaran rehab medis/sosial dan manajerial; 8)observasi lapangan family visit; 9)observasi lapangan intervensi psikososial; 10) susun rencana aksi.Semoga tahun anggaran 2020 ini rencana aksi tersebut bisa terwujud di BNNP Sulawesi Selatan dengan menggunakan gedung Pemerintah Provinsi yg berlokasi di belakang kantor BNNP Sulawesi Selatan.Anda korban narkoba, rehab di BNN saja (gratis).

Walikota Makassar akan Menggalakkan Pemulihan Berbasis Masyarakat bagi Pengguna Narkoba

Makassar (02-02-2020), Jajaran BNNP Sulsel sinergi Bidang Rehabilitasi dan P2M melaksanakan Pojok Informasi Rehabilitasi Keliling (PIRKEL) di lokasi Car Free Day Jl. Jend. Sudirman Makassar. Kegiatan tersebut didukung oleh IKA SMANSA Makassar.

PIRKEL dilaksanakan guna mendekatkan program rehabilitasi ke masyarakat, dengan konten pemberian informasi melalui brosur, edukasi melalui penjelasan langsung ke masyarakat, skrining/wawancara penggunaan narkoba untuk menemukan pengguna narkoba, bahkan penyediaan layanan intervensi singkat dan pemeriksaan kesehatan.

Stand PIRKEL BNNP Sulsel dikunjungi oleh Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb didampingi oleh beberapa alumni SMANSA Makassar.

Dalam sambutannya, Iqbal menjelaskan bahwa PIRKEL yang dilaksanakan oleh BNNP Sulsel sangat positif. Jadi kalau ada masyarakat yang terlanjur pernah menggunakan narkoba, silahkan ke stand PIRKEL. Bahkan beliau meminta ke seluruh masyarakat untuk ikut berperan dalam upaya penanggulangan penyalahgunaan narkoba, yaitu dalam bentuk saling mengingatkan bahwa penyalahgunaan narkoba membahayakan kesehatan, sehingga jika anda pengguna narkoba supaya segera melaporkan diri ke Puskesmas, RS atau BNN, tidak dipidana melainkan direhabilitasi.

Walikota akan menggalakkan gerakan Pemulihan Berbasis Masyarakat bagi pengguna narkoba, yaitu dengan menggalakkan Agen Pemulihan (AP)/ kader yg terdiri dari masyarakat, dilakukan oleh masyarakat dan untuk masyarakat.

Gerakan ini dilakukan guna mendekatkan program rehabilitasi bagi pengguna narkoba ke masyarakat.

Agen Pemulihan ini akan dibekali oleh BNNP Sulsel untuk memberikan edukasi ke masyarakat supaya pengguna narkoba mau direhabilitasi, juga dapat memberikan konseling dasar bagi pengguna narkoba ringan. Selain itu, AP ini juga bertugas mendampingi masyarakat mantan pengguna narkoba yg pernah mengikuti program rehabilitasi supaya tidak terjerumus kembali.

Program tersebut akan didukung oleh Badan Kesbangpol, Dinas Kesehatan, seluruh Camat dan Lurah se Kota Makassar.

#Anda korban narkoba, ayo rehabilitasi#

Direktur RSKD Dadi Sulsel Berbenah Meningkatkan Layanan Rehabilitasi Napza

Makassar (24 Januari 2020), Direktur Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Dadi Sulsel (dr. Arman Bausat, Sp.Og) adalah orang yang pertama merintis pelayanan rehabilitasi Napza di RSUD Sayang Rakyat Makassar pada tahun 2015, kemudian beliau dimutasi ke RSUD Haji, dan sekarang menjadi Direktur RSKD Dadi Sulsel.

Dengan komitmen beliau untuk menyelamatkan penyalah guna narkoba, maka mengundang unsur pimpinan BNNP Sulsel untuk mendiskusikan penataan ruangan dan manajemen layanan rehabilitasi Napza di RSKD Dadi Sulsel di Jl. Lanto Daeng Pasewang Makassar.

Sekira jam 14.00 WITA, tim BNNP Sulsel tiba di RSKD Dadi Provinsi Sulawesi Selatan yang terdiri dari Jamaluddin (Kabag Umum), Sudarianto (Kabid Rehabilitasi), Bambang (Kasi Penguatan Lembaga Rehabilitasi), dan Basri (Kasubbag. Administrasi) disambut oleh Direktur RSKD Dadi Sulsel, dr. Laela (Kabid Pelayanan) beserta jajarannya.

Sambutan dan jabat tangan dari direktur ketika tim memasuki ruangan kerja dilanjutkan dengan ucapan selamat datang kepada tim BNNP Sulawesi Selatan. Direktur RSKD memberikan informasi bahwa kondisi Rumah Sakit sekarang berhasil surplus anggaran setelah dijabat oleh beliau, dan komitmen beliau untuk menghadirkan layanan rehabilitasi Napza yang prima dimasa yang akan datang.

Selanjutnya beliau berniat memindahkan ruangan layanan Napza yang awalnya di Bangsal Beringin akan dipindahkan ke Bangsal Ketapang. Tetapi Direktur berharap supaya BNNP Sulawesi Selatan dapat memberikan penguatan skill para personil asessor, konselor dan tenaga pendukung rehabilitasi lainnya yang akan ikut berperan dalam pemberian layanan.

Setelah mendapat penjelasan permasalahan rehabilitasi di RSKD Dadi, dirumuskan resolusi program rehabilitasi Napza di RSKD Dadi Sulsel untuk tahun 2020 dan siap membenahi SDM dan sarana serta usulan membuat Perjanjian kerjasama antara RSKD Dadi Sulsel dengan BNNP Sulawesi Selatan.

Setelah diskusi kelembagaan selesai, tim diajak untuk meninjau Fasilitas layanan rehabilitasi Napza yaitu Bangsal Ketapang yang akan dibenahi untuk menjadi ruang layanan rehabilitasi Napza Rawat Inap di RSKD Dadi Prov. Sulsel.

Hasil verifikasi ruangan, sangat representatif, jika dilakukan penataan ruang admin, ruang asesmen, ruang konseling, ruang spotcek, ruang isolasi, ruang tidur dan ruang pertemuan, diperkirakan dapat menampung kurang lebih 40 orang. Setelah penataan ini dilakukan, pencet telpon ke BNNP Sulsel, langsung dirujukkan klien, kata Kabid Rehabilitasi BNNP Sulsel.

Anda korban narkoba, laporkan diri anda ke Bangsal Ketapang RSKD Dadi Sulsel, layanan rehabilitasi gratis langsung pulih.

Pemetaan Rencana Lokasi Agen Pemulihan uji coba Bnnp Sulsel

Makassar, 22 Januari 2020. Bekerja tanpa perencanaan yang baik sama dengan merencanakan sebuah kegagalan, sebuah kata bijak yang terpampang di dinding ruangan kerja Kasubbag perencanan. Perencanaan yang baik tentunya perlu dukungan data yang memadai.

Untuk memastikan pelaksanaan kegiatan IBM dan pengaplikasian Agen Pemulihan (AP) BNNP Sulawesi Selatan melaksanakan kegiatan Pemetaan Lokasi Agen Pemulihan Uji Coba BNNP Sulsel 2020.

Kegiatan dilaksanakan pada hari Rabu, 22 Januari 2020 di kantor BNNP Sulawesi Selatan melibatkan seksi pasca rehabilitasi BNNP Sulawesi Selatan. Hal ini merupakan Tindak lanjut Rakoor Optimalisasi Tim Terpadu P4GN yg dilaksanakan pada 21 Jan 2020 oleh Pemkot Makassar, maka Seksi Pascarehabilitasi bergerak cepat melaksanakan pemetaan lokasi berdasarkan alamat klien pascrehabilitasi sehingga dapat ditentukan lokasi kelurahan yang akan menjadi sasaran perekrutan agen Pemulihan yang akan bekerja dalam memantau perkembangan fungsi sosial para klien pascrehabilitasi di masyarakat.

Pemetaan dilakukan berdasarkan dengan data layanan rehabilitasi yang belum diintervensi pascarehabilitasi pada tahun anggaran 2019. Terkait kelurahan sasaran tidak terlalu masalah karena Walikota Makassar sudah menghimbau pada Rapat Optimalisasi Tim Terpadu P4GN bahwa seluruh kelurahan di Kota Makassar harus membentuk Agen Pemulihan yg pembiayaannya disiapkan oleh Pemkot Makassar. Sehingga, setelah target uji coba Bnp Sulsel tercapai, maka segera menyasar seluruh kelurahan lainnya.

Berikut hasil pemetaan dari Seksi Pascarehabilitasi BNNP Sulsel yang sesegera mungkin harus didampingi oleh Agen Pemulihan, antara lain Kelurahan :

Katimbang : 24 klien

Paccerakkang : 16 klien

Bulurokeng : 4 klien

Sudiang Raya : 5 klien

Berua : 4 klien

Maccini : 5 klien

Maccini Gusung : 5 klien

Antang : 5 klien

Batua : 6 klien

Karuwisi : 7 klien

Karuwisi Utara : 6 klien

Karunrung : 6 klien

Kassi kassi : 5 klien

Rappocini : 6 klien

Banta bantaeng : 4 klien

Minasa Upa : 5 klien

Tidung : 4 klien

Lakkang : 4 klien

Lallatang : 3 klien

Pannampu : 7 klien

Rappokaling : 4 klien

Ujung Pandang baru : 3 klien

Tamalanrea : 3 klien

Tamalanrea Jaya : 3 klien

Maccini sombala : 3 klien

Mangasa : 6 klien

Pabaeng baeng : 3 klien

Parang Tambung : 7 klien

Bonto Duri : 3 klien

Losari : 3 klien

Pattingalloang : 6 klien.

Semoga dengan tersedianya data sebaran klien rehabilitasi dapat segera difokuskan pembentukan perangkat pendukung program AP di Kota Makassar.