BNN Prov.sulsel membentuk kader Anti Narkoba di Lingkungan Kerja BKKBN (Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional) Prov.sulsel

DSC_8879Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulawesi Selatan bersama dengan Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Prov.sulsel melakukan kegiatan pembentukan dan pelatihan kader anti narkoba yang berlangsung di Hotel Celebes Indah Jln. Gunung Latimojong Makassar yang diikuti sebanyak 35 orang dari staf lingkup BKKBN Prov.sulsel pada hari Selasa 22-23 Juli 2014.
Kepala BKKBN Prov.sulsel Dr.H.Bambang Arya,M.Kes diberikan kepercayaan oleh Kepala BNN Prov. Sulsel untuk membuka kegiatan Pembentukan dan Pelatihan Kader Anti Narkoba dengan maksud supaya pihak BKKBN (Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional) Prov.sulsel ikut bertanggung jawab dan merasa memiliki kader anti narkoba yang diharapkan dapat melaksanakan berbagai Upaya P4GN dalam rangka mencegah penyalahgunaan narkoba di lingkungan BKKBN khususnya dan lingkungan tempat tinggal kader tersebut pada umumnya. Baca lebih lanjut

BNN Prov.sulsel melakukan kegiatan Penyuluhan Bahaya Penyalahgunaan Narkoba di Lingkungan Pemerintahan Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Prov.sulsel

DSC_0046Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulawesi Selatan bekerjasama dengan Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sulawesi Selatan melakukan kegiatan Penyuluhan Bahaya Penyalahgunaan Narkoba yang berlangsung di Auditorium BKKBN Prov. Sulsel Jl. A.P. Pettarani Makassar yang diikuti sebanyak 100 orang, terdiri dari pejabat Eselon III, IV dan seluruh staf BKKBN Prov. Sulsel pada hari Kamis 10 Juli 2014. Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan buka puasa bersama dengan personil Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulawesi Selatan dan personil Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sulawesi Selatan
Kegiatan penyuluhan tersebut bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan kepada seluruh Pegawai lingkup Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Pengetahuan di maksud adalah pemahaman tentang Undang-undang no 35 tahun 2009 tentang Narkotika di tinjau dari segi aspek Hukum, Narkotika ditinjau dari perspektif Agama, Sosial dan Budaya. kedua materi tersebut masing-masing disampaikan oleh Kepala BNN Prov. Sulsel (Drs. Richard M. Nainggolan, MM, MBA) dan (Dr.dr.H Noer Bahry Noor, MPH.) akademisi Universitas Hasanuddin Makassar. Setelah kegiatan penyuluhan tersebut diharapkan para pegawai dan staf memiliki pengetahuan bahaya penyalahgunaan narkotika.
Perwakilan dari Kepala Badan Kependudukan Keluarga Berencana (BKKBN) Provinsi Sulawesi Selatan Drs. Abdul Gaffar sebagai Kepala Bidang KS / PKM diberikan kepercayaan oleh Kepala BNN Prov. Sulsel untuk membuka kegiatan Penyuluhan Bahaya Penyalahgunaan Narkoba di Lingkungan Di Lingkungan Pemerintahan Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sulawesi Selatan. Pada kesempatan itu, Drs. Abdul Gaffar menyampaikan kepada seluruh pegawai dan staf BKKBN bahwa diantara 100 orang pegawai nantinya akan dipilih 35 orang berdasarkan prestasinya yang akan menjadi Kader Anti Narkoba di Lingkungan BKKBN Prov. Sulsel. Esensinya nanti penyuluh Kader Anti Narkoba ini diharapkan memperluas jejaringnya sampai Kab/Kota selanjutnya sampai Kecamatan dan desa.
Mudah-mudahan kerja sama ini akan terus dilakukan oleberkesinambungan antara pihak Badan Narkotika Nasional (BNN) Prov. Sulsel dan Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Prov. Sulsel.

DSC_0096DSC_0104DSC_0093

 

 

Penanda tanganan Nota Kesepahaman antara BNN Provinsi Sulawesi Selatan dengan Dit Reskrim Narkoba Polda Sulselbar

DSC_0272Penanda tanganan perjanjian kerjasama antara BNN Provinsi Sulawesi Selatan (Drs. Richard M. Nainggolan, MM, MBA) dengan Direktorat Reskrim Narkoba Polda Sulselbar (Kombes Pol Drs. A.Azis Djamaluddin, SH) tentang “Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan Dan Peredaran Gelap Narkotika di Sulawesi Selatan. Penanda tanganan tersebut dilaksanakan padatanggal 26 Juni 2014 2014 jam 10.00 WITA di Auditorium RRI Makassar Jl. Riburane No. 3 Makassar. Dit Reskrim Narkoba Polda Sulselbar merupakan alat negara yang memiliki tugas memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat. Kesepahaman tanggung jawab antara pihak, antara lain BNN Prov Sulsel(1)Memfasilitasi sistem aplikasi SIN TPN; (2)Menunjuk dan menugaskan petugas entri data di BNNP Sulawesi Selatan dan jajaran; (3)Melakukan entri data kasus Tindak Pidana Narkotika dan Prekursor Narkotika yang diungkap oleh BNNP Sulawesi Selatan dan jajaran melalui SIN TPN setiap bulan.

Baca lebih lanjut

Pagelaran Seni dalam rangka Membudayakan Pola Hidup Sehat Tanpa Penyalahgunaan Narkoba

DSC_0314Berbagai upaya yang dilaksanakan BNNP Sulsel dalam rangka membudayakan Pola Hidup Sehat Tanpa Penyalahgunaan Narkoba. Menyambut Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) diperingati di seluruh dunia pada setiap tanggal 26 Juni, BNNP Sulsel memperingatinya bekerjasama RRI Makassar dengan melibatkan kader anti narkoba di Sulsel menyelenggarakan Pagelaran Seni Anti Narkotika pada tanggal 26 Juni 2014 di Auditorium RRI Makassar Jl Riburane Makassar. Upaya untuk mewujudkan Indonesia Negeri bebas Narkoba sebagaimana yang diamanatkan dalam Instruksi Presiden Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pelaksanaan Kebijakan dan Strategi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredara Gelap Narkoba Tahun 2011-015 diwujudkan melalui Program P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba).

Baca lebih lanjut

Penanda tanganan perjanjian kerjasama antara BNN Provinsi Sulawesi Selatan dengan RRI Makassar

DSC_0259Penanda tanganan perjanjian kerjasama antara BNN Provinsi Sulawesi Selatan (Drs. Richard M. Nainggolan, MM, MBA) dengan RRI Makassar (Dra. Hj. Sumarlina, MM) tentang “Peran RRI Dalam Upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan Dan Peredaran Gelap Narkotika di Sulawesi Selatan. Penanda tanganan tersebut dilaksanakan padatanggal 26 Juni 2014 2014 jam 10.00 WITA di Auditorium RRI Makassar Jl. Riburane No. 3 Makassar. RRI Makassar merupakan Lembaga Penyiaran Publik yang bersifat independen, netral, tidak komersil dan berfungsi melayani kebutuhan masyarakat.

Baca lebih lanjut

Puncak HANI 2014 di Sulsel; Upacara di Halaman Kantor Gubernur Sulsel

DSC00372Puncak Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) di Sulawesi Selatan diperingati pada tanggal 26 Juni 2014 di halaman Kantor Gubernur Sulawesi Selatan. Gubernur Sulsel (DR. H.Syahrul Yasin Limpo, SH, M.Si, MH) bertindak selaku Inspektur upacara mengutarakan bahwa peringatan HANI 2014 dengan tema “Pengguna Narkoba dapat Dicegah dan Direhabilitasi” merupakan bentuk keprihatinan kita terhadap permasalahan narkoba di dunia yang belum dapat diselesaikan, sehingga sangat mengancam kehidupan berbangsa dan bernegara. Pengguna narkoba adalah orang yang sakit, mereka membutuhkan bantuan kita semua untuk berhenti dari kebiasaan mengkonsumsi narkoba, dan membutuhkan rehabilitasi. dengan harapan, mereka dapat kembali melaksanakan fungsi sebagai anggota masyarakat secara normal, mereka berhak memperoleh kehidupan yang sehat. Tema yang sangat inspiratif ini diharapkan dapat menggerakan dan mendorong segenap komponen bangsa dalam rangka menyelamatkan pengguna/ pecandu narkoba.

Baca lebih lanjut

BNNP Sulsel Kerjasama Kader Anti Narkoba Membagikan 3000 Stiker dan Brosur Anti Narkoba

DSC00321Hari Anti Narkotika Internasional (HANI), setiap tahun diperingati pada tanggal 26 Juni oleh di seluruh dunia. Peringatan ini sebagai bentuk keprihatinan kita terhadap permasalahan narkoba di dunia yang belum dapat diselesaikan, sehingga sangat mengancam kehidupan berbangsa dan bernegara. Pengguna narkoba adalah orang yang sakit, mereka membutuhkan bantuan kita semua untuk berhenti dari kebiasaan mengkonsumsi narkoba, dan membutuhkan rehabilitasi. dengan harapan, mereka dapat kembali melaksanakan fungsi sebagai anggota masyarakat secara normal, mereka berhak memperoleh kehidupan yang sehat. Tema yang sangat inspiratif ini diharapkan dapat menggerakan dan mendorong segenap komponen bangsa dalam rangka menyelamatkan pengguna/ pecandu narkoba.

Baca lebih lanjut

Masyarakat Sulsel Menyatakan Sikap Menolak Penyalahgunaan Narkoba di Pantai Losari

DSC_0043Menjelang Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) diperingati di seluruh dunia pada setiap tanggal 26 Juni, BNNP Sulsel memberdayakan masyarakat Sulsel untuk membubuhkan tanda tangan pada spanduk sepanjang 120 m sebagai pernyataan sikap penolakan penyalahgunaan narkoba pada tanggal 22 Juni 2014 di Anjungan Pantai Losari Makassar jam 06.00 WITA sampai selesai. Penanda tanganan spanduk ini diperkirakan dibubuhkan kurang lebih 5000 masyarakat. Situasi Anjungan Pantai Losari dimanfaatkan oleh BNNP Sulsel karena setiap hari Minggu dipadati masyarakat yang hendak mengikuti senam di sepanjang Jl. Penghibur serta masyarakat yang hendak berbelanja pada pasar tumpah di Anjungan Pantai Losari Makassar.

Baca lebih lanjut

Peran Serta PHRI Sulsel untuk Mencegah Penyalahgunaan Narkoba

IMG_20140617_192701Dalam mewujudkan masyarakat Sulawesi Selatan Bebas dari Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba Tahun 2015, Badan Narkotika Nasional Provinsi Sulawesi Selatan dalam kedudukannya sebagai perwakilan BNN RI di Sulawesi Selatan yang bertugas di Bidang Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba memiliki fungsi Koordinasi, Integrasi dan Sinkronisasi dengan lintas sektor terkait dan komponen masyarakat dalam upaya pencegahan dan pemberantasan pewnyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Menindaklanjuti tugas BNNP Sulsel sebagai Perwakilan BNN RI di Sulawesi Selatan, menajlin kerjasama dengan BPD PHRI Prov. Sulsel dalam rangka mengikutkan peran seluruh Hotel di Sulawesi Selatan dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.
Baca lebih lanjut

Detik-Detik Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2014 di Sulsel

TANDA TANGANSetiap tanggal 26 Juni, Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) diperingati di seluruh dunia dengan berbagai acara guna untuk mengingatkan kita betapa merusaknya narkotika dan obat-obatan berbahaya (narkoba) bagi kehidupan manusia. Dengan peringatan HANI dapat memberikan penerangan tentang bahaya penyalahgunaan  narkoba di kalangan para siswa/pelajar pendidikan menengah, mahasiswa, dan para pegawai di lembaga Negara/Pemerintah maupun para pekerja swasta/wiraswasta/buruh di perusahaan yang rentan dan beresiko tinggi dari penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba dengan tujuan supaya mereka tidak menyalahgunakan narkoba dan terlibat peredaran gelap narkoba.
Baca lebih lanjut

BNNP Sulsel Kerjasama Pemerintah Kota Makassar Melakukan Test Urine Pada PNS Lingkup Kota Makassar

DSC_8157Pemerintah Kota Makassar bekerjasama dengan BNN Prov.sulsel melakukan tes urine mendadak kepada seluruh pejabat struktural lingkup Pemkot Makassar, senin,9 Juni 2014. Walikota Makassar ,Ir.H. Moh Ramdhan pomanto mengawali tes urine tersebut. Tes urine itu bagi eselon II,III,IV hingga Camat, Sekcam, Lurah serta pejabat perusahaan daerah. Pengambilan sampel urine sebanyak 470 orang yang dilakukan di Kantor Balaikota Makassar oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi Sulawesi Selatan (BNNP) Sulsel. Awalnya Pemkot Makassar mengundang seluruh kepala SKPD,Camat, Sekcam, dan Lurah untuk rapat terkait Gerakan Makassar Tidak Rantasa (MTR) di ruang pola. Tiba tiba ada instruksi untuk tes urine. Bahkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) diminta untuk berjaga di setiap pintu gerbang Balaikota untuk memastikan tidak ada pegawai yang lolos dari tes urine.

Baca lebih lanjut

BNNP Sulsel Menangkap Sindikat Peredaran Narkoba di Kantor Pos

DSC06977 - CopyBadan Narkotika Nasional Provinsi Sulawesi Selatan mengamankan 2 kilogram shabu yang baru tiba dari Jakarta. Barang haram itu diamankan dari tangan seorang pegawai Kantor Pos Area X Makassar AP Pettarani berinisial JI, senin, 9 Juni lalu. BNN Prov.sulsel mensinyalir pegawai kantor pos itu terlibat dalam jaringan pengedar Narkotika dan Obat Berbahaya (Narkoba). Untuk pengembangan lebih lanjut BNN Prov.sulsel telah mengantongi nama yang diduga terlibat dalam jaringan ini pasca tertangkapnya JI. Termasuk bandar besar pemasok shabu di Jakarta. Selain shabu, dari hasil pengembangan diamankan juga tersangka lainnya yang dengan barang bukti 900 butir ekstasi. Penangkapan dilakukan di jalan Veteran depan sebuah minimarket terhadap lelaki berinisial Syf.

Baca lebih lanjut

Monitoring dan Evaluasi Kegiatan BNN Wilayah Sulsel Mei 2014

BNN wilayah Sulawesi Selatan melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan kegiatan dengan menggunakan metode persentasi hasil kegiatan dari masing-masing pelaksana kegiatan baik lingkup BNNP maupun BNNK. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 6 Juni 2014 di ruang rapat BNNP Sulawesi Selatan. Monitoring dan evaluasi merupakan kegiatan rutin yang berkesinambungan dan akan terus menerus dilaksanakan BNNP Sulsel pada awal bulan. Pada dasarnya monitoring dan evaluasi merupakan kegiatan pemantauan pelaksanaan kegiatan bukan suatu kegiatan untuk mencari kesalahan, tetapi membantu melakukan tindakan perbaikan secara terus menerus. Monitoring dan evaluasi (monev) dilakukan sebagai usaha untuk menentukan apa yang sedang dilaksanakan dengan cara memantau hasil/prestasi yang dicapai dan jika terdapat penyimpangan dari standar yang telah ditentukan, maka segera diadakan perbaikan, sehingga semua hasil/prestasi yang dicapai dapat sesuai dengan rencana.

Baca lebih lanjut

Peran Serta Pemda Bone dalam Upaya Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba di Kab. Bone

DSC_7738Kabupaten Bone merupakan salah satu kabupaten di pesisir timur Sulawesi Selatan yang terletak antara 04013’ – 5006’ lintang selatan dan antara 119042’ – 1200300 bujur timur. Luas wilayah Kabupaten Bone 4, 556 km bujur sangkar atau sekitar 7,3 persen dari luas Propinsi Sulawesi Selatan, dengan batas wilayah, (1)Sebelah Utara berbatasan dengan Kabupaten Wajo dan Soppeng; (2)Sebelah Selatan Berbatasan dengan Kabupaten Sinjai dan Gowa; (3)Sebelah Timur berbatasan dengan Teluk Bone- Sulawesi Tenggara; (4)Sebelah Barat berbatasan dengan Kabupaten Maros, Pangkep dan Barru.
Kabupaten Bone merupakan salah satu kabupaten yang letak wilayah pesisirnya merupakan pantai barat Teluk Bone dengan garis pantai yang membujur dari utara ke selatan menelusuri Teluk Bone tepatnya 174 km sebelah timur Kota Makassar.

Baca lebih lanjut

Pembentukan dan Pelatihan Kader Anti Narkoba di Lingkungan Kampus Bosowa 45 Makassar

Kader1Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulawesi Selatan bersama dengan Kampus Universitas Bosowa 45 Makassar melakukan kegiatan pembentukan dan pelatihan kader anti narkoba yang berlangsung di Hotel Celebes Indah Jln. Gunung Latimojong Makassar yang diikuti sebanyak 35 orang dari Mahasiswa Universitas Bosowa 45 Makassar pada tanggal 03-04 Juni 2014. Tujuan pembentukan dan pelatihan kader anti narkoba diharapkan dapat melaksakan berbagai Upaya P4GN dalam rangka mencegah penyalahgunaan narkoba di lingkungan Kampus Universitas Bosowa 45 Makassar khususnya dan lingkungan tempat tinggal kader masing-masing pada umumnya. Firman Menne, SE,M.Si,Akt,CA (Wakil Rektor IV) mengatakan ” Saya berharap Mahasiswa Universitas Bosowa 45 Makassar setelah mengikuti kegiatan pelatihan pengkaderan betul-betul nanti pemberdayaan mahasiswa atau kader anti narkoba untuk dapat memproteksi diri terjadinya penyalahgunaan narkoba dikampus itu bisa dilakukan dengan baik.

Baca lebih lanjut